Matanya teduh seperti danau dengan arus bawah yang kuat. Bokep Montok Dia memandangiku dan tersenyum. Pekerjaan apa yang bias ia harapkan, wong SD aja dia nggak lulus? Kurapalkan 3 surat terakhir berkali-kali untuk melawan arus ini. ya saya jawab seadanya, teman baru kenal di stasiun
koq gitu sih, yang? Cewek atau cowok? Serangannya semakin terarah. Aku berteriak tertahan sambil menghentak-hentakkan kaki. Mendung menggantung di ufuk barat menutupi kepergian sang matahari. Aku terdiam merapalkan mantra keselamatan: kul audzu birobbinnas . Tapi bisakah itu disebut sayang?




















