“Keluarkan.. Bokep Family “Kita bicara di tempat parkir saja biar tenang..” kata Edi sambil melangkah diikuti Jaka.Jaka terus menatap tubuh dan bokong Edi dari belakang. “Nanti sajalah.. “Aku minta cerai!!” bentak Dewi. Entah kenapa ada perasaan senang ketika tangannya digenggam.“Tidak apa-apa..” kata Jaka sambil menatap Edi.Mereka saling bertatapan selama beberapa saat. Hari Minggu, sesuai dengan rencana, Jaka dan Dewi pergi ke kolam renang untuk mengantar anaknya. Matanya terus menatap kontol yang digenggamnya.“Kocok, Mas..” bisik Edi.Jaka secara perlahan mengocok kontol Edi. Atau kita sendiri yang harus disalahkan karena terlalu kejam menghujat mereka yang menyimpang sehingga mereka semakin tertutup dan semakin terpuruk di dalam komunitas minor mereka tanpa ada masukan pencerahan dari kita?




















