Ia membayangkan setelah dipakai oleh Ki Jaya pasti vagina nyonyanya itu gak akan enak dipakai oleh penisnya yang ukurannya jauh lebih kecil.Dewi melihat mulut Ki Jaya komat-kamit saat menggesek-gesekkan kepala penisnya itu, tapi ia sudah tidak perduli lagi dengan mulut Ki Jaya yang komat-kamit, yang ia pedulikan ialah penisnya Ki Jaya yang besar itu menyodok-nyodok vaginanya yang sudah semakin gatal. Bokep Montok Ki Jaya dengan mulut yang masih komat-kamit mulai melesakkan penisnya sedikit demi sedikit, centi demi centi penisnya Ki Jaya mulai menyeruak masuk di lubang vagina Dewi.













