Aku berhasil menahan diri. Membatasi gerakanku. Bokep Hi hi… Udah, mas tiduran deh, entar Yeni pijat dulu.”
Aku merebahkan tubuhku ke kasur, terlentang. Aku tak begitu mendengar ocehannya, lagi asyik meneliti satu persatu cewe-cewe itu buat menetapkan pilihan tubuh yang pas dengan idolaku. “Udah itu?”
“Mas maunya apa?” tantangnya. Awalnya, informasi minim yang Aku dapatkan dari seorang kawan yang tinggal di Jakarta tentang massage service (lebih tepat dibilang sex service, sebetulnya) di suatu tempat di Bandung (busyet, dia yang tinggal di Jakarta malah lebih tahu dari Aku, dasar Aku masih hijau!)
“Namanya ‘ANU Message’, di jalan Otista, berseberangan dengan Pasar Baru, tarifnya seratusan sejam,” katanya. Aku harus sekuat tenaga manahan diri untuk tidak ejakulasi. Susah digambarkan. Buah dadanya yang mengkilat berlumuran minyak sering menggelincir di tubuhku. Hanya Aku ingat pesan




















