Mas Iky baik dan sopan terhadapku, hingga aku jadi aga segan bila berada di dekatnya. Bokep Hingga pada suatu pagi aku membaca surat pembaca di Tabloid terkenal. Seolah dia menyatakan bahwa hasrat hatinya padaku adalah kejujuran cintanya, dan akan mampu membuatku yakin akan ketulusannya. Setelah mandi Wawan membayar uang seperti yang telah dijanjikannya dan kembali pergi ke pasar.“Wan, kamu baru berapa hari kerja disini udah kesiangan, saya tahu kamu kemana, kalo nurut sama bapak mah kamu teh jangan terpengaruh sama perempuan kayak gitu ntar kena penyakit bahaya kan”, Pak Dimas menasehati Wawan. Pandangannya membuatku jadi salah tingkah.“Kamu cantik, Sienny.”Aku cuma tersipu dan berucap,“Teman-teman Mas Iky di kampus kan lebih cantik-cantik, apalagi mereka kan orang-orang kaya dan pandai.”“Tapi kamu lain, Sienny.




















