“Ok, tapi ntar jangan rebut ya”, kataku. Bokeb Vioni sangat menikmati gerakanku. “Enggak lah, kan udat niat banget”. “Pengetahuan sex kan” jawab Vio. Penisku udah masuk Waktu belajar sore aku nanya sama dia.“Vio, pelajaran kemarin tuh apaan sih?”, tanyaku. Katanya mau ngukur?” tanyaku.Segera kusentuh gunung itu pelan-pelan, dan ketelusuri dari bawah gunung sampai puncaknya. Sini Don nonton di berd aja sambil rebahan kan enak” tambahnya. “Sampe itu keluar cairan putih itu”, jelasnya.Sambil nanya terus aku perhatikan mimik wajah Vioni, tenang banget, padahal aku udah tegang denger Vioni cerita itu.“Trus kalo kelas cowok gimana, Don?”, Tanya Vioni. “Don jangan, ntar aku nggak tahan oocchh”.




















