Ya, Vannesa seakan rindu berat.Hari jumat sore itu dengan masih mengenakan pakaian kerja dan penutup kepala, Vannesapun mau saja diajak pulang bareng dengan Jay yang mengantarkan muatan truknya ke Padang. Vannesa rebah di pangkuan pada paha kirinya Jay.Vannesa memegang lengan Jay. Bokepchina Vannesa diam saja.”Biasalah laki – laki, suka menyanjung. Vannesa heran kenapa dia meminta Vannesa melepaskan kacamata?”Uda taragak mancaliak mato diek Win indak mamakai kacomato (Abang ingin melihat mata Dik Win tidak mengenakan kaca mata) .” kata Jay.




















