Mana ngerti yang lainnya selain saling buat enak?”Dia menghentikan mobilnya. Film Porno Lidahnya meliuk-liuk piawai. Mungkin dikarenakan aku membuka pikiranku sedemikian rupa, sehingga tidak ada yang namanya beban berat di bahuku.Dan, oleh karena itu, aku mempunyai satu tujuan belajar internet. Tangannya, tanpa kusadari melepaskan kancing kemejaku perlahan-lahan. Sementara Fung mungkin menyesali apa yang dilakukannya, aku lebih memikirkan mengapa aku sebegitu lemahnya jika berhadapan dengannya. “Don’t miss him?”
“Ngapain lagi?” aku tertawa ngakak. Dia tinggi, tampan dan putih, tubuhnya berisi dikarenakan teratur mengunjungi sebuah gym di kota ini, mengendarai sebuah mobil-sebetulnya aku tidak mengharapkan hal ini, dan berpenampilan sangat perlente.




















