Dia pun mengerti, dan pukul 2 siang, setelah tamuku pulang dia langsung masuk membawa kantong makanan dan sebotol air mineral. Bokep STW Tangannya masih di pinggangku dan aku pun berdiri di sampingnya sekedar untuk bisa bersandar di dadanya. Hanya saat ini Andre berani mengusap rambutku dan bertanya apakah aku bisa tidur semalam. Kali ini kami berdua makan siang berdua di sebuah restoran, di sana cukup ramai karena pengunjung dan karena musiknya. Dia sedikit menemukan kesulitan dalam membuka bajuku, mungkin karena terlalu rumit. Aku segera merapikan mejaku, dan sedikit memperbaiki make up ku kemudian aku keluar menuju ke Andre. Di stand party sudah banyak orang hadir, bir-bir sudah mulai dihidangkan, brezel dan muffin juga tersedia.




















