Dia kelihatan lega sikapku padanya tidak berubah setelah kejadian malam itu.Hingga pada bulan selanjutnya, aku tiba-tiba gelisah. Bokep Aku segera berdiri mengangkang di depannya dan memegangi dua tangannya untuk menariknya berdiri. Tangan Eki terdiam di atas perutku.“Ndun, gimana perasaanmu lihat ibu-ibu yang lagi bengkak-bengkak kayak aku?” tanyaku memecah kesunyian.“Saya suka sekali, Bu..” jawabnya.“Kenapa?”“Ibu jadi makin cantik.” jawabnya dengan muka memerah.“Ihh.. Kok sepertinya kurang sehat?” tanyanya penuh perhatian.Waktu itu kami sedang tidur bedua. Segera kuangkat sedikit pantatku untuk merasakan seluruh batang itu semakin ambles ke dalam tempikku.“Ndun, ayo gerakin maju mundur pelan-pelan..” perintahku.Eki mulai memaju-mundurkan pantatnya. Ada anak jatuh kok malah ketawa,”“Hahaha.. Dadaku besar dan pantatku membusung. Pelan-pelan dia mulai bisa mengendalikan diri. Akhirnya terpuaskan juga hasrat kami setelah hari-hari yang sibuk yang memisahkan kami.,,,,,,,,,,,,,,




















